Eksotisme Candi Sukuh di Ketinggian Lereng Lawu

eksotisme candi sukuh di ketinggian lereng lawu

Eksotisme Candi Sukuh Di Ketinggian Lereng Lawu

Candi Sukuh memang tidak memiliki ketenaran sebesar candi Borobudur ataupun candi Prambanan. Tapi perjalanan saya menuju candi yang konon paling unik di Indonesia ini akan selalu menjadi perjalanan wisata candi terbaik yang pernah saya alami.

Ada banyak hal yang saya dapatkan dari candi Sukuh dan itu tak terlupakan. Yang pertama karena perjalanan yang harus saya tempuh sangat berbeda dari candi-candi ternama lain.

Lokasi candi Sukuh yang terletak dilereng gunung Lawu dengan ketinggian 1000 dpl memaksa saya untuk melakukan perjalanan yang tidak mudah.

Tapi percayalah, perjalanan ini luar biasa. Sepanjang jalan Anda disuguhi panorama perkebunan teh yang menghampar indah. Lengkap dengan rimbunnya pepohonan tinggi dan pemandangan pegunungan. Jalan menanjak yang berkelok bagi Anda yang mudah mabuk mungkin jadi masalah tersendiri. Sebaiknya Anda juga menggunakan kendaraan dengan cc besar karena track menanjak ini cukup merepotkan.

Sekitar 3,5 jam perjalanan dari kota Yogyakarta dengan kendaraan pribadi, Anda bisa tiba di pelataran candi Sukuh. Tepatnya di Desa Sukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Tidak sulit kok menemukan lokasi dari candi Sukuh, karena sekarang ada banyak sekali petunjuk jalan menuju lokasi.

Penampakan Tampilan Candi Sukuh

Memasuki kawasan candi Sukuh sudah membangkitkan sesuatu yang berbeda. Saya tiba disana sekitar pukul 11 siang dan udara masih luar biasa dingin dengan kabut tipis menyelimuti. Dari posisi saya berdiri saya bisa memandang ke arah lereng yang menakjubkan di mata saya.

Dan..kaki saya akhirnya memasuki kawasan utama candi Sukuh. Sebelum tiba di lokasi ini, saya udah melakukan beberapa riset kecil mengenai candi yang konon paling erotis di Indonesia. Ini jelas membuat saya penasaran. Ohya…jangan lupa siapkan uang tiket Rp 3000 per kepala untuk memasuki candi Sukuh.

Candi unik ini ternyata memiliki beberapa lapis teras. Teras pertama berawal dari sebuah gapura besar. Kemudian berlanjut dengan teras kedua. Terdapat dua patung penjaga yang sudah tidak utuh, mungkin termakan usia. Dan kemudian saya memasuki teras ke tiga.

Nah disinilah daya tarik utama dari candi Sukuh. Di teras ketiga ini saya menemukan sebuah bangunan punden berundak sederhana, lebih mirip dengan piramida kecil yang menurut mata saya sedikit tidak simetris. Entah karena pembangunan yang salah, renovasi yang salah atau memang begitu dari sananya.

Tapi uniknya piramida ini tidak membentuk puncak runcing seperti pada piramida atau candi umumnya, seperti terpotong. Saya sudah pernah membaca juga informasi ini kalau para ahli memperkirakan bentuk piramida terpotong ini merujuk pada kitab Adiparwa, seri pertama dari Mahabaratha mengenai gunung Mandaragiri yang dipotong untuk menciduk tirta amerta di lautan.

Gambaran Seksulaitas Dalam Candi Sukuh

Sebelum masuk ke candi utama tadi, saya sempat melihat-lihat beberapa bangunan kecil dan patung di sekitar candi utama. Termasuk juga relief yang muncul di pinggiran bangunan. Saya menemukan beberapa hal yang menarik.

Ada begitu banyak relief dan bentuk patung yang mengarah pada lingga dan yoni simbol seksualitas pada masa kerajaan Hindu Majapahit. Malah ada yang tersimpan dalam sebuah bangunan dan sangat jelas menggambarkan Lingga dan Yoni dalam bentuk sebenarnya. Yaitu bentuk sebenarnya dari kelamin pria dan kelamin wanita.

Kemudian saya menemukan relief menyerupai tapal kuda. Anehnya pada sisi dalam tapal kuda terdapat 2 bentuk relief seperti manusia diatas sesuatu yang mirip ular (atau sperma??) dan kedua manusia tadi seperti terikat pada tali. Menurut guide saya, ini adalah penggambaran Rahim.

Dan bila Anda perhatikan dengan seksama, ada beberapa persimbolan lain dari seksualitas pada candi Sukuh ini. Mulai dari bentuk piramida yang juga mirip bentuk vagina, kemudian dimuka piramida ada dua buah kura-kura yang secara sekilas terukir seperti meja. Tapi bila Anda perhatikan bentuk kepala dari kura-kura mendekari bentuk alat kelamin pria.

Wow…saya sedikit terkejut dengan semua penggambaran dari candi ini. Tidak salah kalau candi unik ini mendapat gelar candi paling erotis di Indonesia. Konon menurut sang guide, ada beberapa patung erotis yang sengaja di simpan karena penggambarannya yang terlalu jelas.

Saya jadi bertanya-tanya apa tujuan dari pembangunan candi Sukuh ini? Apa maksud dari penggambaran erotis dalam candi ini? Untuk saat ini bahkan sang guide tidak bisa memberi jawaban pasti dari pertanyaan saya.

Tidak mengapa…saya cukup puas dengan perjalanan eksotis ini. Perjalanan yang menempuh kawasan perkebunan teh nan indah dan sejuk dan menemukan sebuah keindahan lain yang luar biasa unik dari sebuah candi Sukuh. Penampakan candi yang tidak bisa Anda temukan di candi lainnya. Jadi Anda tidak akan kecewa melakukan perjalanan ini, sama seperti saya.

(sumber gambar : santabali.blogspot.com)

Leave a Comment

Eksotisme Candi Sukuh di Ketinggian Lereng Lawu

Artikel Populer yang Wajib Anda Baca !!close