Hamparan Pesona Lembah Baliem Papua

Hamparan Pesona Lembah Baliem Papua

Hamparan Pesona Lembah Baliem Papua

Lembah Baliem Papua adalah salah satu titik paling mempesona dari kawasan Papua. Menjadi kaki dari gunung Jayawijaya, membuatnya sebagai landscape perbukitan tertinggi di kawasan Papua.

Sebuah lembah perawan yang menjadi pesona dari Papua sekaligus rumah bagi banyak suku tradisional Papua.

Kawasan ini berada di ketinggian 1.600 m di atas permukaan laut. Itu sebabnya udara di sini selalu terasa dingin dan lembab.

Apalagi sepanjang kawasan lembah Baliem meliuk sungai nan indah Baliem dengan arus sedang. Sungai ini melengkapi suasana alam yang natural dari lembah Baliem.

Sebagian besar lembah Baliem masih berupa hutan tropis yang terbelah sungai baliem. Masih banyak kawasan natural yang hampir tak terjamah dengan pesona yang sangat dalam. Dan inilah daya tariknya… Pesona alam yang natural dari kawasan ini bahkan membuat Anda lupa kalau Anda berada di Papua, di Indonesia.

Beberapa titik yang bisa menjadi tujuan Anda adalah danau biru di Maima dan air terjun terjun Napua di Wamena. Butuh perjuangan agar Anda bisa sampai kesana… Anda harus mau berjalan kaki selama sekitar 20 menitan menuju lokasi dari kota terdekat menembus hutan. Tapi semua letih yang Anda rasakan akan terbayar dengan keindahan alam yang tiada habisnya, laksana surga dunia.

Kawasan ini juga memiliki lembah putih desa Aikima, sebuah bukit yang berlapis pasir putih yang lembut dan halus bak berada di pesisir. Pasir yang datang entah dari mana ini memberi kesan unik, mistis sekaligus menyenangkan bagi pengunjungnya. Anda juga akan terhibur oleh aksi para bocah Papua yang bermain dari pasir putih ini di sore hari.

Masih banyak destinasi unik lain seperti jembatan gantung di Sogokmo atau memasuki salah satu gua terpanjang di Indonesia, gua Lokale di kawasan hutan Wosilimo. Datanglah di bulan Agustus dan nikmati serunya festival lembah Baliem yang menjadi ajang pamer adat dan kekuatan para warga suku asli Papua yang berada di Baliem.

Yang tidak kalah memikat adalah pemandangan perkampungan penduduk asli yang kebanyakan adalah suku Dani, suku Lani dan Suku Yani. Semuanya terdiri dari kelompok kecil rumah-rumah Hanoi, rumah tradisional yang terbuat dari jerami dengan bentuk menyerupai jamur. Bentuknya yang unik pasti akan mencuri mata Anda. Apalagi kalau Anda tahu bahwa satu buah rumah Hanoi kecil itu akan menampung tidur setidaknya 20 orang dan tidur dalam 3 lantai.

Hal ini memang sengaja dibuat padat dan rapat untuk menghangatkan diri karena suhu di kawasan lembah Baliem di malam hari bisa mencapai 10ºC. Dan keseharian para penduduk asli ini hanya mengenai koteka, pakaian sederhana dari anyaman jerami. Anda bisa bayangkan betapa dinginnya daerah Baliem kan?

Tak ada habisnya bekisah mengenai pesona lembah Baliem Papua yang eksotis dan natural ini. Pesonanya memang seakan tak ada usainya. Mungkin di lain waktu dan jika memungkinkan saya akan bercerita lebih panjang…

(sumber gambar : trek-papua.com)

Leave a Comment

Hamparan Pesona Lembah Baliem Papua

Artikel Populer yang Wajib Anda Baca !!close