Rumah Tongkonan Simbol Budaya Suku Toraja

rumah tongkonan simbol budaya suku toraja

Rumah Tongkonan Simbol Budaya Suku Toraja

Salah satu yang paling khas dari budaya suku Toraja yng terkenal dengan budaya penguburan jenasah yang unik itu adalah bentuk rumahnya. Sekilas Anda akan mengingat bangunan rumah gadang yang berjonjong dan berlapis.

Rumah Tongkonan ala suku Toraja ini memang tidak serumit bangunan rumah gadang, tetapi memiliki filosofi dalam yang tak kalah dengan bangunan tradisional lain.

Rumah tongkonan adalah sebuah bentuk kearifan lokal suku Toraja dalam membentuk rumah tinggal dan pusat kehidupan masyarakatnya. Menurut kepercayaan Toraja, desain rumah ini merupakan ilmu yang diturunkan dari Puang Matua atau leluhur tertua dari Surga. Itu sebabnya aslinya bangunan ini hanya boleh didiami oleh para bangsawan dan para pemimpin suku.

Karena rumah tongkonan tidak hanya sebagai rumah tinggal dan berdiam, tetapi juga pusat koordinasi dari para pemimpin suku, rapat-rapat tetua adat dan persiapan-persiapan upacara adat juga acara pertemuan keluarga hingga tempat menyimpan jenasah keluarga sebelum dikubur di tebing.

Bangunan berbentuk rumah panggung dengan tinggi panggung mencapai 2 meter ini biasanya menghadap ke utara sebagai simbol penghormatan pada leluhur yang dipercaya berdiam di utara. Rumah ini juga terbagi dalam 3 sisi bangunan.

Pertama sisi Sali sebagai ruang tamu, aktivitas keluarga dan tempat menyimpan jenasah keluarga yang sudah dibalsem agar awet hingga waktunya pemakaman. Kemudian sisi Sumbung sebagai ruang pertemuan pemerintahan dan sisi Tangalok sebagai ruang tamu tidak resmi dan kamar tidur.

Bangunan dengan atap ijuk hitam ini juga biasanya berhias tanduk Kerbau yang menjadi lambang statsu sosial dari penghuninya. Penyembelihan kerbau selalu menjadi adat penting dalam beragam upacara adat. Setiap menyembelih kerbau tanduknya akan dipajang di atap sebagai simbol kekayaan.

Dari sisi detil bangunan, rumah Tongkonan juga memiliki ornamen ukiran halus beragam binatang dengan pohon hayat yang bersulur. Selain itu bangunan ini memiliki 4 warna dasar yang mewakili simbol atau makna tertentu.

Warna hitam sebagai simbol kematian, warna kuning sebagai simbol Ketuhanan dan kekuatan Ilahi, wrna merah sebagai lambang darah menyimbolkan kehidupan manusia dan putih yang melambangkan tulang sebagai simbol kemurnian. Perpaduan warna ini menyimbolkan prinsip-prinsip dari peri kehidupan masyarakat suku Toraja.

Itulah kekayaan dari budaya lokal di Indonesia. Rumah tinggal semacam rumah Tongkonan ini saja memiliki begitu banyak kekayaan filosofi yang menarik untuk anda ketahui.

(sumber gambar : diasporaiqbal.blogspot.com)

Leave a Comment

Rumah Tongkonan Simbol Budaya Suku Toraja

Artikel Populer yang Wajib Anda Baca !!close