Tips Perjalanan Wisata ke Kawah Ijen

tips perjalanan wisata ke kawah ijen

Tips Perjalanan Wisata ke kawah Ijen

Kawah Ijen, sebuah danau vulkanis dengan pesona keindalahan alam yang tidak tertandingi. Pesona unik di balik gejolak pertambangan belerang rakyat.

Sampai saat ini gunung Ijen masih menjadi salah satu gunung berapi aktif di Indonesia. Gunung dengan ketinggian 2.443 m ini terakhir meletus pada tahun 1936.

Menurut Kepala Bidang Konservasi Sumber Daya Alam di kawasan gunung Ijen, Sunandar Tri Gunasa, kawah Ijen cukup populer di kalangan wisatawan mancanegara alias wisman.

Tiap tahunnya jumlah rasio kunjungan wisatawan manca dibanding wisatawan lokal bisa mencapai 3 : 2. Sementara rata-rata kunjungan pertahun di kawasan ini mencapai 14 jutaan orang.

Jangan heran, ini karena kawah Ijen adalah danau kawah vulkanis terbesar di dunia. Dengan kedalaman kaldera mencapai 500 m dan luas keseluruhan danau mencapai 5000 hektar. Satu-satunya di Indonesia, bahkan di dunia. Sungguh luar biasa bukan?

Tidak hanya itu, pesona dari danau kawah Ijen dengan warna hijau muda yang sangat cantik akan memberi Anda pemandangan eksotis menakjubkan. Menyusuri track menanjak sekitar 2 jam dari pos menuju puncak sama sekali terbayar dengan pemandangan luar biasa ini. Apalagi jika Anda berkesempatan bertemu dengan para penambang tradisional yang membopong berpuluh-puluh kilo beleran mentah di bahu mereka menuruni gunung.

Pesona unik ini memikat para wisman untuk datang ke kawasan wisata gunung Ijen. Selain sebagai wisatawan untuk sekedar travelling, beberapa berkunjung untuk kepentingan peliputan dan penelitian. Sebagai sebuah danau vulkanis terbesar, kunjungan ahli geografi dan geologi ke lokasi kawah Ijen ini cukup tinggi dari berbagai pelosok dunia.

Menariknya, kawasan ini belum mendapat cukup perhatian pada sisi pengembangan wisatanya. Sehingga fasilitas kawasan kawah Ijen ini belum optimal. Ini menjadi menarik karena bagi wisatawan hal ini memberi mereka kesempatan menikmati wisata alam yang virgin.

Beragam keterbatasan dari masih bisa Anda akali supaya perjalanan wisata Anda ke kawah Ijen tidak terkendala. Berikut beberapa tips yang bisa Anda jalankan dalam perjalanan wisata Anda ke kawah Ijen.

  1. Transportasi paling efektif.
    Sampai saat ini belum ada fasilitas transportasi yang cukup pantas untuk kawasan ini. Untuk mencapai kawah Ijen, Anda perlu melakukan perjalanan menuju Banyuwangi dulu dengan kereta api atau bis antar kota. Dari Surabaya perjalanan mencapai 7 jam menuju Bondowoso dengan biaya sekitar 70 ribu atau 4 jam menuju Banyuwangi selama 4 jam.
    Setiba di salah satu kota ini, Anda bisa menyewa jip adventure yang banyak tersedia di kedua kota ini dengan biaya sekitar 600-700 ribu perhari, atau bisa mencapai 1 jutaan untuk wisman. Atau untuk Anda yang ingin paket hemat, bisa menggunakan angkutan desa menuju kecamatan Licin atau Sempol seharga 15 ribu lantas naik ojek menuju pos Paltuding di bawah kaki gunung Ijen seharga 50 ribu.
  2. Akomodasi paling nyaman.
    Di kawasan Paltuding ini Anda masih bisa mendapatkan beberapa pilihan penginapan yang cukup nyaman dalam beragam strata. Mulai dari kelas murah meriah seharga Rp 100 ribu permalam di penginapan sederhana milik Departemen Kehutanan hingga villa skala memengah dengan harga 500 ribu permalam.
    Selain itu, ada pula penginapan yang berjarak sekitar 6 kilometer dari Paltuding, tepatnya di guest house perkebunan Belawan dan Jampit milik PTP dengan harga 200 ribu. Meski Anda perlu menyewa ojek sekitar 10 menitan seharga Rp 10 ribu Anda bisa mendapatkan penginapan yang cukup nyaman dan dekat dengn pemukiman jadi fasilitasnya lebih lengkap.
  3. Persiapan yang perlu Anda lakukan.
    Bagaimanapun perjalanan ini akan cukup berat. Jadi tidak ada salahnya Anda mempersiapkan diri untuk proses pendakian skala menengah. Disini Anda akan melalui perjalanan dengan kemiringan sekitar 30o. 1,5 km pertama bahkan lebih miring dari itu. Jalur track akan berpasir jadi Anda perlu menggunakan sepatu hiking yang bergerigi untuk bisa optimal dalam pendakian. Itu sebabnya sebaiknya Anda menghindari pendakian pada musim penghujan karena track akan sangat licin dan berlumpur.
    Ada baiknya Anda juga melakukan perjalanan dalam rombongan untuk lebih aman. Sebaiknya Anda mendaki di pagi hari sekitar jam 5 pagi. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 4 jam dan perjalanan pagi akan menekan rasa lelah. Tapi udara di kawasan ini di pagi hari sangat dingin bahkan berkabut. Sebaiknya Anda persiapkan diri dengan jaket hiking tebal, syal dan topi peghangat. Senter juga cukup baik Anda siapkan mengingat kawasan ini akan sangat berkabut di waktu subuh.

Semoga informasi ini cukup bisa menjadi referensi bagi Anda untuk melakukan perjalanan wisata ke kawasan ini. Anda bisa lebih baik dalam mempersiapkan diri untuk next trip Anda ke kawah Ijen. Persiapkan dengan matang dan Anda siap mereguk pesona kawah Ijen nan eksotis.

(sumber gambar : volcanspro.free.fr)

Leave a Comment

Tips Perjalanan Wisata ke Kawah Ijen

Artikel Populer yang Wajib Anda Baca !!close